Running multiple YM (Yahoo Messager) gimana yak ?

Mungkin sudah banyk yang posting bagaimana running lebih dari satu YM pada satu komputer, pada satu waktu. Tapi berhubung aku baru nemu’in caranya, langsung dech di tulis, jaga-jaga kalo sampe kelupa’an.

Sebenarnya tehniknya simple banget :

1. Tekan menu Run pada Program File atau tombol Windows + R
2. Ketik Regedit (masuk ke registri editor)
3. Cari key [HKEY_CURRENT_USER\Software\Yahoo\Pager\Test]
4. Klik kanan di key Test pilih New>DWORD Value 4.
5. Buat New String Value beri nama “plural”.
6. Lalu double klik dan akan muncul dialog Edit DWORD Value dan isikan nilai value data nya 00000020 lalu klik OK dan tutup editor regedit.
7. Selesai, coba dech running YM nya lebih dari 1 X
Read more »

Cabut Kartun Nabi, Yale Dikritik

New Haven, NU Online
Keputusan Yale University untuk mencopot kartun nabi Muhammad SAW dari buku yang akan mereka terbitkan mengundang kritik dari para alumni dan profesor. Buku tersebut, berjudul ‘The Cartoons That Shook the World’, membahas tentang bagaimana kartun Rasul memicu kemarahan umat Muslim dari berbagai penjuru dunia. Kekhawatiran munculnya kekerasan menjadi alasan keputusan ini.

Buku terbitan Yale University Press –penerbitan milik kampus– ini ditulis oleh Jytte Klausen, seorang profesor asal Brandeis University, dan direncanakan diluncurkan pekan depan.

Dua belas karikatur Nabi yang dicopot dari buku tersebut awalnya dimuat oleh harian Denmark, Jyllands Posten, pada 2005. Salah satu karikatur menggambarkan Nabi Muhammad mengenakan ikat kepala berbentuk bom.Karikatur-karikatur ini kembali dipublikasikan oleh sejumlah harian Barat.

Pemuatan ini memicu protes besar-besaran oleh umat Islam, mulai dari Maroko hingga Indonesia. Para pemrotes membakar bendera Denmark dan negara-negara Barat lainnya. Sejumlah negara Muslim bahkan memboikot produk Denmark. Read more »

Cadar hanya warisan budaya bukan perintah agama

Oleh Abdul Mun’im Kholil*

Bila anda pernah bertanya kepada wanita muslimah yang memakai cadar, maka jawabannya pasti bermacam. Nina Mahasiswi tingkat III Syariah misalnya, mengaku memakai cadar dengan alasan di Mesir banyak debu, sementara Wiwik mahasiswi tingkat I Ushulusin, beralasan agar lebih dihormati orang Mesir, ada juga yang dengan motif agar tidak digodain pria hidung belang. Namun mayoritas dari mereka tak ada yang mengaku karena prinsip ideologi. Meski ada satu-dua orang yang memakai cadar dengan alasan perintah agama.

Saya tak ada niat mengusik kebebasan berekpresi wanita muslimah manapun, belakangan malah saya  sedikit terusik dengan kasus “ikon Jilbab dunia Arab” Marwa Al-Syarbini yang ditusuk 18 kali oleh pria rasis di pengadilan Dresden Jerman hingga tewas. Seperti biasa, media-media barat bungkam bahkan terkesan antipati dengan kasus tersebut. Meski ada yang memberitakan, tak satu pun yang memajangnya di halaman utama, beda dengan kasus Neda Sulthana yang tertembak bersama beberapa demonstran pro Mir Mousavi di Iran.
Read more »